Denpoo, Makin Melejit di Tangan Yeane Keet

Salah satu perusahaan pemenang tender pengadaan kompor gas untuk rakyat miskin itu adalah PT Denpoo Mandiri Indonesia. Demikian bunyi berita yang dirilis sejumlah media, baik cetak maupun elektronik, mengenai keberhasilan perusahaan itu dalam tender pengadaan kompor gas yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM beberapa bulan lalu. Toh, itu hanya salah satu keberhasilan Denpoo. Dalam tiga tahun terakhir, beberapa produk merek Denpoo ternyata juga mampu tumbuh secara signifikan. Bahkan, menurut versi Gabungan Elektronik Indonesia, mesin cuci Denpoo mampu menjadi pemimpin pasar.

by a. mohammad bs

Melejitnya pamor Denpoo tentunya tak bisa dilepaskan dari sosok Yeane Keet. Sebagai calon pewaris estafet kepemimpinan Denpoo, wanita kelahiran Jakarta 10 Agustus 1975 ini, memiliki andil besar memajukan perusahaan yang dirintis bapaknya, Lim Tjen Hong (59 tahun), sejak 17 tahun silam. Pasalnya, sejak didapuk sebagai Direktur Pemasaran Denpoo pada 2002, berbagai gebrakan bisnis dilakukannya. Termasuk mengikuti dan memenangi tender pengadaan kompor gas buat masyarakat. Dengan bekal dana komitmen Rp 5 miliar, Denpoo mampu mengalahkan sejumlah peserta tender lainnya. Dengan tender ini, hingga akhir tahun 2007 Denpoo diharuskan memproduksi 400 ribu unit kompor gas. Itu pengalaman yang mengesankan bagi saya, ujar Yeane sambil tersenyum.

Yeane juga mempunyai andil besar dalam memasarkan produk Denpoo di pasar internasional. Beberapa produk Denpoo yang diproduksi di Cina mampu menembus pasar berbagai negara. Antara lain: Papua Nugini, Australia, Myanmar, Madagaskar, Mauritius dan Fiji. Di samping tiga pabriknya di Indonesia, Denpoo memiliki 7 pabrik dan kantor pemasaran di Cina.

Sebagai orang yang cukup memahami dunia pemasaran, sulung dari tiga bersaudara ini mulai memperkenalkan Denpoo melalui kegiatan promosi, baik lewat above the line maupun below the line. Wajarlah, performa Denpoo kian kinclong. Secara keseluruhan, Yeane mengklaim rata-rata pertumbuhan penjualan produk Denpoo sebesar 30% per tahun. Bahkan, produk unggulannya yakni mesin cuci mampu terjual hingga 80 ribu unit per tahun. Ketika saya masuk ke Denpoo, hypermarket mulai muncul. Saya berjuang keras membawa masuk Denpoo ke hypermarket. Jadi, Denpoo berkembang seiring pertumbuhan hypermarket, ungkapnya. Saya juga mengenalkan merek Denpoo sehingga bisa dikenal di negara lain, ibu dua putra ini menjelaskan.

Wanita berpenampilan modis ini punya pengalaman cukup panjang sebagai profesional. Maklum, ia pernah menjadi asisten general manager di salah satu anak usaha milik Grup Sinarmas. Yeane pernah pula mengembangkan dan mengelola kafe Internet pertama di Indonesia, NetCafe, sebelum bergabung dengan Denpoo tahun 2000 sebagai Manajer Pemasaran dan Pembelanjaan.

Dengan pengalaman dan prestasinya di Denpoo itu, tak heranlah, Yeane digadang-gadang sebagai calon pengganti Lim, yang saat ini secara formal masih menjabat Presdir Denpoo. Selain Yeane, di perusahaan keluarga ini sekarang juga ada Marco, adiknya, yang menjabat sebagai Direktur Pengelola. Sementara adik bungsunya masih kuliah bidang hukum di Universitas Pelita Harapan. Bagi kami, posisi tidak terlalu dipermasalahkan. Yang terpenting kerja sama tim (teamwork), ujar lulusan Jurusan Psikologi Industri dari University of Southern California, Amerika Serikat ini.

Sebagai calon pewaris tahta, sejumlah rencana telah dipersiapkan Yeane untuk mengembangkan Denpoo di masa mendatang. Selain tetap mendorong produk mesin cuci agar tetap leading di pasar, Yeane juga merasa bertanggung jawab untuk membesarkan pasar kompor gas. Pasalnya, ia menilai pasar kompor gas ini nantinya akan sangat besar. Terlebih jika program konversi dari minyak tanah ke gas bisa terwujud.

Untuk merealisasi rencana tersebut, lanjut Yeane, ia siap mendorong tim riset dan pengembangan (R&D) supaya lebih inovatif, sehingga setiap tahun diharapkan bisa muncul kreasi-kreasi produk baru. Sebagai hasil inovasi yang terus-menerus, kini Denpoo bukan hanya dikenal dengan produk mesin cuci dan AC-nya. Melainkan, Denpoo telah pula melahirkan berbagai macam produk home appliances, mulai dari magic jar, magic com, blender, setrika, hair dryer, vacuum cleaner, dan sebagainya. Adapun untuk lebih mendekatkan diri ke konsumen, Yeane berencana memperluas dan memperbanyak cakupan layanan pascajual, terutama ke kota-kota di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Kami akan lebih konsentrasi menggarap pasar di daerah, tandasnya.

Pengamat pemasaran Darmadi Durianto menilai produk mesin cuci dan AC Denpoo cukup kuat di pasar. Namun, menurutnya, hal itu belum cukup. Ia menyarankan Denpoo agar lebih berani melakukan brand building. Jadi jangan selling oriented, tapi harus lebih marketing oriented. Harus berani melakukan brand building, ujar Darmadi memberi saran. Hal senada juga diutarakan Handito Hadi Joewono dari Arrbey Consulting. Denpoo masih mempunyai banyak PR untuk membangun mereknya agar jadi merek beneran. Modal sebagai pemenang tender bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak pangsa pasar. Ekstensi merek dan prinsip megamerek bisa dioptimalkan, Handito menambahkan.

(SWA, No. 23/XXIII/25 Oktober-7 November 2007)

8 responses to “Denpoo, Makin Melejit di Tangan Yeane Keet

  1. Selamat siang ibu…..

    Saya sangat tertarik dengan artikel yang ada diatas dan memang benar adanya…..kalau boleh saya berikan masukan …..untuk menjaga brand dari pada produk denpoo dimana saat ini sangat diminati oleh masyarakat ,yang perlu kita perkuat adalah R&D ,Production system dan Quality Control.Khususnya production system dan quality control adalah dua hal yang tidak biasa dipisahkan satu dengan yang lainnya maka dari itu investasi “right man rigth place” sangat mutlak dilakukan di manufacturing ibu yang ada di Indonesia.
    Karena kalau hanya mengandalkan seperti saat ini produk kita nantinya akan mengalami kesulitan bersaing dipasaran.
    Saya sudah cukup lama mempelajari system yang dilakukan oleh samsung di R&D, produksi dan di quality control..itu makanya perusahaan tersebut masih biasa bertahan dengan kondisi saat ini.
    Jika dilihat dengan kondisi saat ini yang sangat mendesak menurut pengamatan saya di manufacturing ibu seorang General Manager ,Leader produksi dan leader quality control yang memang benar mengetahui system produksi dan quality control .(wajib pengalaman pabrik proses assembling dan control system ).
    Mohon maaf kalau saya terlalu lancang mengatakan ini sama ibu,,,tujuan saya tidak lain adalah untuk kemajuan Denpoo semata dan tidak ada maksud tertentu untuk menilai dan mengukur kemampuan personil ibu yang ada di manufacturing.
    Bravo….Denpoo ………” KATAKAN IA UNTUK INOVASI “

  2. Denpoo okey namun dikalimantan selatan & tengah blm kelihatan perkembangannya. Karena untuk konsumen di daerah tersebut bisa percaya produk kalau didaerahnya ditunjang adanya after sales servis. Apalagi disini untuk modern store masih belum kuat. Jadi saran dari saya Denpoo harus berani ekspansi buka perwakilan didaerah kalimantan dan untuk suplay dealer traditional.

    Ayon

  3. saya sudah 2 minggu beli kompor gas mer denpo yang dua tumpu, pertama kali saya nyalakan memang bagus sekali, setelah 2 hari kompor yang tadinya kedua2nya bisa nyala eeeeee ternyata yang satu droup,,, saya nyalakan yang keluar bukan api yang biru melainkan kompor yang berwarna merah , dan tidak bisa menyemburkan api biru seperti pertama kali saya pakai,,,, aduhhhh pusing aku ,,, kok bisa yaaaaaaa???

  4. Kompresor AC saya belum tiga tahun kok sudah rusak. Kartu garansi saya hilang. Kami beli AC Denpoo sekaligus tiga 2 yang 1/2 PK dan 1 yang 1 PK. Yang dua tidak apa-apa tetapi yang satu rusak kompresornya. Mohon tanggapannya. terima kasih

  5. baru sebulan beli mesin cuci denpo eh udah rusak kaga mau jalan …

  6. @permadi…tipe mesin cucinya apa ♈αα? Biar qta ŧa̐ύ so ƍà milih itu lg

  7. Please help me, musin cuci sya denpoo type dwf097hf, baru 2 bulan pke dah rusak, smpe sekarang kok belum dperbaiki ya???? dah 3 bulan lhoo, padahalkan katanya cuma tombol aja…… please info & servicenya!!!!

  8. Mesin cuci sy pengeringnya rusak&no tlp denpo yg tertera di kartu garansi satupun tdk ada yg bisa di hubungi tlg bantuannya ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s