Aktivis-aktivis Web Pembangun Portal Komunitas

Awalnya mungkin iseng-iseng.Atau, memang ada niat memberikan fasilitas yang bisa dipakai, dan untuk memudahkan orang banyak.Ide-ide kreatif yang umumnya dilahirkan anak-anak muda itulah yang memunculkansitus social networking yang hot seperti MySpace, Youtube, Facebook ataupun Friendster.Nyatanya, fasilitas sosial seperti itu bukan hanya menyenangkan orang banyak, melainkan juga bisa mendatangkan keuntungan buat pendiri atau pemiliknya.Contoh paling spektakuler adalah MySpace yang dibeli oleh News Corp. secara tunai seharga ratusan juta US$.

Semangat dan langkah kreatif seperti itu ternyata bisa pula ditemukan di kalangan anak muda negeri ini.Ambil contoh Romi Satria Wahono, pendiri portal komunitas e-learning gratis bidang teknologi informasi (TI) bernama IlmuKomputer.com.“Misi utama pengembangan IlmuKomputer adalah ikut mencerdaskan anak bangsa, terutama dalam pendidikan ilmu komputer,� Romi menegaskan.Di portal itu,Romi memang menyediakan materi gratis dalam format PDF dan HTML yang bisa di-download dan dipelajari.Portal ini juga menyediakan komunitas diskusi dalam bentuk milis, sebagai ajang diskusi dan berbagi informasi, serta pengetahuan dalam bidang komputer. Ada pula fasilitas konsultasi gratis lewat Yahoo Messenger untuk membantu pemulabelajar komputer. Bahkan, Romi pun menyediakan bahan pembuatan CD (berupa ISO image file) gratis yang terbit 6 bulan sekali, dan bisa di-download dari berbagai server baik di Indonesia maupun luar negeri. Jadi setiap orang apabila memiliki koneksi Internet yang baik, bisa membuat CD sendiri dengan ISO image file.Istimewanya lagi, portal ini punyamirror servers di berbagai lokasi untuk memberi alternatif pengguna dalam memilih server yang terdekat dengan lokasi agar akses bisa dipercepat.Bahkan, komunitas IlmuKomputer.com cukup rajin menggelar seminar TI gratis dan murah dalam berbagai tema di berbagai daerah di Tanah Air.

Diklaim Romi, kini portal komunitas yangdikembangkan sejak 17 April 2003 itu menjadi rujukan penting bagi mahasiswa dan dosen TI di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lebih dari 1.100 buku, artikel dan tutorial tersedia di IlmuKomputer.com. Kunjungan harian mencapai 200 ribu yang sebagian besar pengakses dari Indonesia, disusul dari Malaysia, Singapura, dan berbagai negara lain. Kontributor di portal ini kini mencapai 2 ribu orang; sedangkan anggota milis dan forum diskusi total mencapai lebih dari 30 ribu orang.Selain IlmuKomputer.com, salah satu portal komunitas yang juga menyedot perhatian cukup besar kalangan peminat TI di Indonesia adalah ITCenter (www.itcenter.or.id).Portal komunitas TI itu dikembangkan oleh Kristy Whanarahardja pada 9 Oktober 1999. Menurut pria kelahiran 15 Januari 1974 yang kini bermukim dan menjadi konsultan TI di Dubai, Uni Emirat Arab ini, ITCenter dimulai dari sebuah milis di YahooGroups. Pada awal 2000 dibuat juga sebuah situs Internet yang awalnya berdomain IndoIT.net. Namun sejak 2003diubah menjadi ITCenter.Menyediakan sarana yang bermanfaat dan membentuk sebuah komunitas besar adalah sebuah karya yang tidak dapat dinilai, ujar Kristy, dalam jawabannya via e-mail ketika ditanya apa yang mendorongnya mengembangkan portal ini.

Saat ini, Kristy mengklaim, komunitas ITCenter telah berkembang pesat dengan jumlah anggota lebih dari 13.700. Selain Kristy, sekarang ini ITCenter dikelola oleh 7 orang lainnya yang terdiri dari administrator, moderator milis, koordinator kegiatan, dan sebagainya. Mereka bekerja secara sukarela, karena komunitas ITCenter memangnonprofit.Namun, lanjut Kristy, tidak tertutup kemungkinan di kemudian hari bisa berkembang pula menjadi bisnis.Kiprah Revo Arka Giri Soekatno yang sejak 2003 menggawangi Wikipedia berbahasa Indonesia, juga patut diacungi jempol.Berkat kegigihan pria kelahiran Ambon, Maluku, yang kini bermukim di Amerika Serikat, ensiklopedi elektronikberbahasa Indonesia ini sudah mulai dikenal luas. Kini memiliki 52.142 artikel dengan 36.280 pengguna terdaftar (hingga Maret 2007).Perkembangannya disebut-sebut jauh lebih cepat dibandingkan dengan Wikipedia versi Malaysia yang sudah lebih dulu ada. Konsep partisipatif seperti Wikipedia diadopsi oleh portal komunitas independen lokal yang baru saja muncul, Wikimu (www.wikimu.com).Tepatnya pada 10 Oktober 2006 Adrianto Gani, penggagasnya, meluncurkan portal ini.Adri mengklaim kini Wikimu memiliki sekitar 300 anggota dan sekitar seribu pengunjung sehari.

Dari daerah pun tak ketinggalan.Misalnya ada Dede Kurniadi dari Garut, Jawa Barat, yang mengembangkan komunitaspemrograman bernama Teknisoft (www.teknisoft.net). Namun, yang lebih fenomenal adalahBambang Dwi Anggono yang mengembangkan portal e-Kebumen Community (www.e-kebumen.net) pada 12 Agustus 2005.Berkat kreativitas dan kegigihan Bambang yang dibantu 13 orang yang bersedia bekerja tanpa pamrih, sekarang sekitar 1,25 juta penduduk Kebumen bisa menikmati akses Internet relatif murah.Bahkan, e-Kebumen sempat menang di ajang berskala internasional, yakni Stockholm Challenge Award 2006.

Nyatanya, dari kiprah bernuansa sosial seperti di atas juga bisa memunculkan bisnis.Ini misalnya sudah dibuktikan Romi, yang kemudian mengembangkan sistem e-learning untuk korporat.Melalui bendera PT Brainmatics Cipta Informatika, kini sejumlah perusahaan dan lembaga memercayakan proyek sistem informasinya, khususnya sistem e-learning.Antara lain: Merpati Airlines, Bank ABN Amro, Depdiknas, UNESCO, BKKBN, Polda Metro Jaya, UniversitasIndonesia, Bakorsurtanal, HM Sampoerna, Bank Indonesia, Medco Energi, Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, dan yang lainnya. “Saya cuma ingin mengikuti jejak para founding father pebisnis TI yang awalnya lahir dari hobi, seperti Jerry Yang dengan Yahoo, ataupun Sergey Brin dengan Google-nya. Sekarang, Yahoo dan Google bisa muncul sebagai perusahaan ternama, padahal layanan utama yang diberikan adalah community services yang gratis,� papar Romi.

Jadi, kita tunggu saja kiprah mereka selanjutnya.Atau barangkali Anda tertarik mengikuti langkah mereka?

One response to “Aktivis-aktivis Web Pembangun Portal Komunitas

  1. wah salut atas kreativitas anak bangsa kita. orang indonesia memang pinter-pinter kok sebenarnya. asal digunakan untuk keperluan positif, tidak seperti kebanyakan hacker yang ternyata berasal dari Indonesia. yuppp…thx infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s