Hotel Gran Melia Jakarta, 12 September lalu, penuh sesak oleh pengunjung seminar bertajuk “Youth Creativity: A Gateway to Creative Economy”. Sesuai dengan temanya, seminar yang dihadiri Menneg BUMN Sofyan A. Djalil, Menpora Adyaksa Dault, serta para pesohor dan pelaku bisnis di industri kreatif itu bertujuan berbagi pengalaman dan menyusun cetak biru pengembangan budaya kreatif yang sehat.
by a. mohammad bs
Seminar tersebut digagas PT Telkom, yang sekaligus menjadikannya sebagai kesempatan memperkenalkan Indigo (Indonesia Digital Community). Nah, melalui Indigo, seperti dikemukakan Indra Utoyo, Direktur TI & Pasokan Telkom, perusahaan pelat merah ini berkeinginan mewadahi pengembangan industri kreatif, baik itu musik, animasi, games, desain, software, sastra maupun publikasi (termasuk e-book). “Ke depan, eranya adalah ideanomic, yakni era ekonomi yang berbasis ide, konsep atau karya cipta. Kalau mau unggul, Telkom harus mengikutinya. Karena itu, Telkom ingin merangkul potensi-potensi kreatif yang tidak tersentuh oleh industri mainstream,” ujarnya dengan bersemangat. “Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru Indonesia di masa mendatang.” Read the rest of this entry »
Posted by zepbees 


