Sejak lama HM Sampoerna dikenal sebagai salah satu perusahaan nasional yang cukup IT-minded. Namun, setelah akuisisi perusahaan ini oleh Philip Morris ternyata membawa perubahan tersendiri. Apa saja kebijakan dan sistem TI baru yang diintroduksi?
Baharuddin tampak tertegun membaca pengumuman yang sebagiannya tertulis: “….. akan diadakan pelatihan penggunaan handheld bagi para salesman …..” Setelah berpikir beberapa saat, ia pun menghadap ke pemimpin dan mengutarakan niatnya: tidak akan mengikuti pelatihan itu dan memilih mengundurkan diri sebagai salesman, atau dialihfungsikan sebagai sopir saja. “Waktu itu, saya memang ragu, apakah bisa menggunakan handheld yang sangat canggih. Usia saya sudah 54 tahun, sehingga saya merasa daya ingat berkurang. Pakai handphone saja cuma bisa nelepon dan SMS,” kata salah seorang salesman Panamas Cabang Makassar ini. “Saya sempat berniat untuk berhenti jadi salesman dan memilih jadi driver saja,” tambahnya. Read the rest of this entry »
Posted by zepbees 


