The Iu Sia kini dikenal sebagai pengusaha terkemuka di Kalimantan Barat. Namun, tak banyak yang tahu betapa sulitnya ia ketika membangun bisnisnya. “Saya lahir dari keluarga miskin. Sejak SD sudah jualan rokok. Saya beruntung bisa menyelesaikan kuliah. Satu hal yang diwariskan dari orang tua adalah semangat, dan trust menjadi modal penting bagi seorang pengusaha,” ungkap The Iu Sia, mengawali pembicaraan dengan SWA.
Menurut pengusaha yang akrab dipanggil (Koh) Asia ini, awal bisnisnya dimulai sebagai pedagang barang kelontong pada 1986 berbendera PD Asia Jaya. Modal awalnya hanya Rp 700 ribu. Ia menyewa sebuah kios berukuran 2 x 3 meter di Pusat Perbelanjaan Kapuas Besar. Perlahan tapi pasti, ia bisa mengembangkan kios kelontong hingga mendapat kepercayaan menjadi agen sejumlah produk. Sekarang kios itu sudah dibelinya, sekadar “prasasti” untuk mengenang masa lalunya. Sementara itu, tahun 1988 Asia mulai menampung pelbagai barang bekas berbahan baku aluminium. Read the rest of this entry »
Posted by zepbees 


